Prinsip Dasar Pembelajaran Jarak Jauh untuk menunjang kebutuhan dunia kerja
Seperti yang telah disinggung di
atas, bahwa pembelajaran jarak jauh memungkinkan para peserta mengambil kelas
kapanpun dan dimanapun. Hal ini memungkinkan mereka untuk menyesuaikan
pendidikan dan pelatihannya dengan tanggung jawab dan komitmen-komitmen lainnya,
seperti keluarga dan pekerjaan. Ini juga memberi kesempatan kepada para peserta
didik yang mungkin tidak dapat belajar karena keterbatasan waktu, jarak atau
dana untuk ikut serta. Walaupun demikian untuk menerapkan pembelajaran jarak
jauh tersebut kita juga harus memperhatikan prinsip.
Penyelenggaraan Pembelajaran Jarak
Jauh dalam Dunia Kerja
Sistem pendidikan jarak jauh adalah
suatu keseluruhan proses pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakandalam
bentuk pengajaran modular dalam satuan waktu tertentu dengan bimbingan dan
pembinaan oleh tenaga profesional yang bertujuan untuk meningkatkan mutu
kemampuan ketenagaan dalam bidang tertentu.
Sebagaimana komponen dari sistem
pendidikan nasional, sistem pendidikan jarak jauh dapat diselenggarakan pada
semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Penyelenggaraan sistem pendidikan
tersebut perlu mendapatkan pengaturan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku pada pendidikan dasar, pendidikan menengah,
pendidikan tinggi, pendidikan luar sekolah, pendidikan kedinasan, pendidikan
keagamaan, dan pendidikan berkelanjutan (Miarso, 2004:321).
Dalam rangka menunjang kebutuhan
dunia kerja maka pendidikan kedinasan merupakan pendidikan untuk meningkatkan
kemampuan dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai atau calon pegawai
suatu departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen. Contoh penerapannya
adalah dengan diselenggarakannya kegiatan-kegiatan Pendidikan dan Pelatihan
(Diklat) bagi calon atau para pegawai.
Beberapa impelementasi pembelajaran
jarak jauh dalam institusi pemerintah seperti Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana (BKKBN), diantaranya yaitu:
Pengelolaan Pengembangan Kapasitas Tenaga Program Kependudukan dan
Keluarga Berencana di Kabupaten dan Kota melalui E-Learning;
Orientasi jarak jauh melalui media video conference bagi widyaiswara;
E-learning pada Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil
(CPNS) BKKBNTahun 2019
Daftar rujukan
Hamalik Oemar. 1994. Sistem Pembelajaran Jarak Jauh dan pembinaan Ketenagaan. Bandung: Trigenda Karya.
Hamzah B.Uno. 2007. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Miarso, Yusufhadi, dkk. 1990. Teknologi Komunikasi Pendidikan. Jakarta: CV. Rajawali.
Miarso, Yusufhadi. 2004. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.
Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Smith, Mark K. 2009. Teori Pembelajaran dan Pengajaran. Yogyakarta: Mirea.
http://aristorahadi.wordpress.com/2008/04/28/media-pembelajaran-dalam-pendidikan-jarak-jauh
http://lppm.ut.ac.id/pdffiles/3_Media%20dalam%20Pendidikan%20Terbuka%20dan%20Jarak%20Jauh_dewi%20padmo.pdf
https://sites.google.com/site/elearningpp09/e-learning/pemanfaatan-media-social-network-facebook-sebagai-media-pembelajaran-yang-menarik-dalam-pendidikan-jarak-jauh-distance-learning
https://brendarey213.wordpress.com/2013/12/05/pendidikan-jarak-jauh-pjj/
http://e-learning-teknologi.blogspot.com/2012/12/prinsip-pembelajaran-jarak-jauh.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_Jarak_Jauh
http://blog.tp.ac.id/penerapan-pembelajaran-jarak-jauh-dalam-pembelajaran
https://coretantanpatinta.wordpress.com/2012/12/12/pembelajaran-jarak-jauh/
Komentar
Posting Komentar